Surat ini aku tujukan pada masanya

Masa dimana orang ada kalanya menjadi lalai.

Lisa, apakah kau akan manatap harimu nanti

Memilih warna antara biru dan hitam?

Yang akan dipastikan oleh terang dan gelap.

Burungpun akan terus bernyanyi, citcitcuit…citcitcuit…

Menggenapi hari-hari sisa masa hidupmu.

Mungkin akan terlihat indah bagimu.

Lihatlah simpang lima malam ini

Dibalik lampu-lampu kotanya yang redup dan terang.

Semuanya akan terlihat jelas dan samar-samar.

Rasakanlah malam itu Lisa!

Senja kini ada didepan mu.

Berbicaralah dengan bahasamu sendiri

Bahasa yang bias dimengerti khalayak orang.

Karena sekarang ada banyak orang yang tuli dan bisu

Seperti nyanyian burung itu.

Lisa, raihlah harimu yang biru

Bersama orang-orang yang telah damai dalam mimpinya.